sekrupkapitalis

Tempat Pencabut Nyawa

Judulnya serem amat ya :) Apa yang ada dipikiran anda membaca judul itu? Dimanakah tempat itu? Di rumah sakit? Atau di jalanan, tempat banyaknya kecelakaan terjadi?

Bukan dimana-mana. Tempat itu adalah di Tempat Kerja Anda ! Tidak percaya? Berikut ini adalah kutipan dari sebuah buku yang berjudul “In Praise of Slow” karya dari Carl Honore.

Bisa anda temukan di bagian pengantar, halaman xxiv.

…di Jepang, para penduduk lokalnya akrab dengan istilah karoshi
yang berarti “mati karena kerja”. Salah satu korban paling terkenal dari karoshi adalah Kamei Shuji, seorang pialang saham dengan jam terbang tinggi yang secara rutin bekerja sembilan puluh jam per minggu
(note: 15 Jam perhari utk 6 hari kerja, atau 18 jam perhari untuk 5 hari kerja) selama berminggu-minggu.

Ketika pasar saham Jepang mengalami booming pada akhir 1980an. Perusahaan tempat dia bekerja membangga-banggakan stamina superhuman-nya dalam berbagai newsletter dan booklet pelatihan, mengubahnya menjadi standar emas yang dijadikan patokan untuk diteladani oleh semua karyawan.

Diluar protokoler yang jarang terjadi, Shuji diminta untuk melatih kolega senior dalam hal seni penjualan, yang tentu saja menambah beban di pundak pria itu. Ketika pasar saham Jepang mengalami penggelembungan pada 1989, Shuji bahkan bekerja lebih lama lagi untuk mengejar ketertinggalan. Pada 1990, ia meninggal tiba-tiba akibat serangan jantung. Ia berusia 26 tahun.

Itu kejadian di awal 1990an. Pada 2001, pemerintah Jepang melaporkan 143 korban karoshi. Kasus terbaru Karoshi yang mengemuka adalah meninggalnya seorang manajer pengendali mutu Toyota yang meninggal pada usia 30 tahun. Seminggu sebelum dia meninggal dia pernah berucap kepada istrinya, “Satu hal yang membuatku bahagia adalah ketika aku dapat tidur.”

4 Responses to “Tempat Pencabut Nyawa”

  1. Koenon 24 Feb 2008 at 10:19 pm

    Agak mirip kantorku di bulan November s.d. Januari lalu. Syukurlah sekarang agak tenang :).

  2. sekrupkapitalison 24 Feb 2008 at 10:22 pm

    @Koen, wah virusnya sudah masuk ke Indonesia nih :(

  3. bangsarion 24 Mar 2008 at 4:43 pm

    mangkane ojo dadi wong susah. kerjo dewe wae. hahaha

  4. sekrupkapitalison 25 Mar 2008 at 3:20 am

    @bangsari …. sekrup ikut seneng lho sampeyan bisa kerjo dewe doain ya bisa ngikut … jadi nanti sudah tidak bikin blog ini lagi …

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image