Tugas Kantor, Modal Karyawan

Sekrup: Bu, saya dpt tugas nih ke Singapura Minggu depan.

Keuangan : Terus?

Sekrup: Lha kok terus? Saya mau minta tiketnya.

Keuangan: Ya beli aja dulu, ntar di tagihin ke kantor.

Sekrup: ?? Ya, kalau gitu saya minta Cash Advance deh, buat bayar Hotel nanti.

Keuangan: Pakai duitmu dulu, ntar ditagihin ke kantor ya…

Ini, yang ngasih tugas perusahaan, tapi kok yang modalin karyawannya.

Posted in Suck-company | 2 Comments

Cuti Oh Cuti

GM: Sekretaris, tolong panggilkan sales manager ke ruangan saya sekarang.

Sekretaris : Sales Manager sedang cuti pak hari ini. Besok sudah masuk lagi kok pak.n

GM: Lho siapa yang kasih ijin dia cuti? Saya nggak mau tau, suruh dia ke kantor sekarang.

***

SM: Bapak GM, Ada apa ya Pak, kok saya mendadak disuruh datang ke kantor?

GM: Saya butuh Sales Planning yang kemarin minta. Sudah siap kan?

SM: Lho bukannya saya harus kasih bapak 2 hari lagi Pak. Kok sekarang sudah diminta?

GM: soalnya mulai besok saya sudah cuti sampai seminggu kedepan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pindah Kerja

Manager [M]: “Selamat Sore Pak”

General Manager [GM]: “Sore … ada apa?

M: “Ini Pak, saya mau menyerahkan surat pengunduran diri sebagai karyawan. Karena saya sudah diterima di perusahaan lain”

GM: “Wah saya keduluan kamu ……”

Posted in bos | Leave a comment

Sarjana Baru vs Tukang Bakmi

Anda sarjana baru lulus? Sudah dapat kerja?Kalau sudah, berapa gaji yang anda terima sebulan? 2 Juta? Kalau kurang dari itu ya .. mungkin anda sedang sial, kenapa?

Barusan saya ngobrol sama tukang bakmi yang tiap malam lewat depan rumah. Saya tanya, “nih nasi goreng sama bakmi tiap malam habis mas?”
“Nggak mesti Pak, kadang habis, kadang masih ada sisa”
“Kalau gitu, se apes apesnya bisa jual berapa piring sehari?”
‘Wah berapa ya…. sekitar 20an lah, kalo sampai habis ya 30an piring bisa habis.”
“Harga sepiring berapa mas?”
“Tujuh ribu Pak…”

Sekarang kita hitung, sehari dia jual minimal 20 piring, dengan harga sepiring 7 ribu rupiah, berarti dalam sehari pendapatan dia 140 ribu. Dengan asumsi keuntungan 50% dari pendapatan, berarti keuntungan bersih dia sekitar 70ribu rupiah sehari. Kalau dia bekerja setiap hari tanpa ada hari libur, bearti dalam sebulan dia mendapat keuntungan 70 ribu x 30 hari, 2,1 juta rupiah. …

Dari sisi penampilan mungkin anda para sarjana baru, lebih mentereng dan bergengsi dibanding tukang bakmi tadi, tapi dari sisi pendapatan … sorry to say yaah ….

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Jangan bilang-bilang ya….

Bos: “Selamat pagi semuanya. Terima kasih kepada seluruh karyawan yang telah berkumpul di sini. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusi kalian kepada pencapaian target perusahaan tahun ini. Oleh karena itu saya atas nama perusahaan ingin memberikan apresiasi dengan menaikkan gaji kepada seluruh karyawan.”

Sekrup: “Kenaikannya berapa persen Pak?”

Bos: “Anda semua kan tahu itu semua rahasia, jadi nggak mungkin dong saya ungkapkan disini…”

=======

Oh no …. jangan berlagak bodoh lah bos, semua juga tau gaji masing-masing termasuk gaji bos ….

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Terbaik Menaikkan Gaji adalah Jadi Kutu Loncat

Itu saran yang sekrup terima setelah ngobrol lama dengan teman yang sudah lama tidak jumpa. Walaupun sesama sekrup, kondisi dia dari sisi pendapatan jauh diatas dari yang saya terima sekarang. Ketika saya tanya resepnya, adalah jadi kutu loncat. Mmmmm boleh juga..

Dia teman seangkatan waktu kuliah dulu, sebenarnya nggak terlalu pintar amat, tetapi memang dia organisatoris jempolan. Begitu lulus dia ikut pendidikan yang diadakan sebuah bank swasta, dan setelah lulus dilanjutkan kerja di bank tersebut. Lumayan lama dia nyangkut di situ, dan mulai menyadari ‘kekeliruannya’. Mulailah dia pindah ‘warung’, masih di perbankan dan di warung yang kedua ini dia bertahan hampir dua tahun. Setelah itu, pindah warung lagi, dan masih di bidang yang sama yakni perbankan.

Hasilnya? mmm setelah berkarir lebih dari sepuluh tahun, dalam sebulan kurang lebih 20 juta rupiah masuk ke kantongnya. Nggak jelek, untuk seumuran dia, bahkan bagus malah dibanding saya, yang gajinya sepuluh koma, alias tanggal sepuluh sudah koma …

Posted in Gaji | Leave a comment

Perusahaan Menjual Mahal Barang/Jasa, tetapi Membayar Murah Gaji

Karyawan adalah asset perusahaan, karyawan adalah ujung tombak perusahaan. Halah… itu semua omong kosong. Jangan mudah percaya sama omongan seperti itu. Bagaimana mau percaya, Lha wong yang namanya perusahaan itu saat mereka menjual barang/jasa harganya sangat mahal harganya. Jika pembelinya membeli tambahan barang yang lain lagi, pembeli akan membayar lagi. Continue reading

Posted in Suck-company | 3 Comments

Gaji Saya 10 koma lho

Sekrup 1: Om, berani buka-bukaan nggak?

Sekrup 2: Buka-bukaan apa nih? Buka Baju? Kalau sama sampeyan ya nggak mau, mosok buka-bukaan kok sama cowok, pedang-pedangan dong ntar …

Sekrup 1: Nggak lah… Saya ya ogah buka-buka baju sama elu. Maksud saya, buka-bukaan masalah gaji. Gaji ente berapa jadi manager di perusahaan itu?

Sekrup 2: Oooo masalah gaji to,kalau gaji saya sih sekarang sekitar 10 koma lah… Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Arti Kesejahteraan

Apa jadinya jika seorang pimpinan perusahaan tidak mengetahui apa arti sebuah kesejahteraan? Jika dia sendiri tidak bisa mengartikan apa itu kesejahteraan, bagaimana dia memimpin sebuah perusahaan dan memberikan kesejahteraan kepada karyawannya?

Untuk mengartikannya tidaklah sulit sebenarnya. Yang pasti adalah GAJI. Sudahkah dia memberikan gaji yang layak kepada karyawannya? Lainnya ya uang lembur, transport, dan tunjangan lainnya.

Ingat, seorang bekerja di sebuah perusahaan hampir 50% waktunya untuk perusahaan. Jangan cuma dihitung jam kerjanya saja, tetapi hitung juga dong waktu tempuh dari rumah ke kantor, dan waktu lembur baik itu di malam hari maupun di hari libur termasuk itu sabtu dan minggu.

Keuntungan perusahaan besar, gaji yang dikasih nggak seberapa, tetapi loyalitas dan prestasi selalu dituntut, bagaimana seorang budak bisa betah?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gaji Direktur

Kemarin, sengaja ketemu seorang teman, mungkin tepatnya sesama sekrup, di sebuah mall. Kita sebenarnya sering kontak, baik itu email, telpon, fb. Tapi tetap saja, ketemu secara fisik memberi suasana lebih dibanding ketemu secara virtual. Ditemani makanan Negeri Sakura kelas sekrup, rasanya nikmat sekali perbincangan kami saat itu. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment